Emas bukanlah yang utama

robo 1

Tentu anda pernah mendengar suatu pepatah, peribahasa atau seseorang yang  menyatakan “diam adalah emas” atau “silent is golden”. Anggapan tentang sikap “diam” adalah sifat yang terpuji dan tak ternilai. Tetapi apakah benar? sepertinya itu tidaklah sepenuhnya benar, apalagi menyangkut emas, Emas?

Seolah-olah emas adalah sesuatu yang hebat, luar biasa dan tidak ternilai. Memang benar emas mempunyai nilai lebih jika dibandingkan dengan logam lain sepertinya sifatnya yang baik untuk menghantarkan listrik (meski perak lebih baik) serta kemurniannya dan kepadatan molekulnya yang mengagumkan sehingga dari satu gram emas dapat di jadikan benang yang panjangnya berpuluh kilometer serta “kebal” terhadap asam sehingga menjadikannya logam tahan karat yang berkilau. Akan tetapi tidak bisa dilupakan akan beberapa sifatnya yang tidak membanggakan untuk beberapa keperluan. Salah satunya adalah emas ternyata meleleh haya pada ratusan derajat celcius saja serta logam ini sangat lunak atau lembek sehingga sangat tidak efektif ketika dijadikan cangkul.

robo 2Sejarah manusia pertama kali menemukan logam dan bisa mengolah logam dimulai sejak limaribu tahun yang lalu atau sekitar tigaribu tahun sebelum masehi.  Logam pertama dikenalnya adalah tembaga, timah, kemudian perak dan emas. Ini membuktikan jika logam logam tersebut bisa dengan mudah ditemukan dan diolah oleh masyarakat primitif pada jaman itu dengan perkakas sederhana. Untuk bisa menemukan dan mengolah sekedar besi mereka membutuhkan waktu duaribu tahun setelah diketemukannya tembaga. Alangkah luarbiasanya ketika ternyata aluminium yang hadir di dapur kita sebagai bahan dasar panci dan penggorengan baru diketemukan dan di proses tidak lebih dari seratus tahun yang lalu.

Selengkapnya di dalam kategori ini: Pancasila Oreng Madura »
kembali ke atas