Sejarah Probolinggo

  • 05 September 2016 |
  • Diterbitkan di depan

jabung

Sejarah Probolinggo

Pada zaman Pemerintahan Prabu Radjasanagara (Sri Nata Hayam Wuruk) raja Majapahit yang ke IV (1350-1389),  Terdapat  pedukuhan kecil di bawah pemerintahan Akuwu di Sukodono. Nama pedukuhan ini adalah “Banger” dikenal dari buku Negarakertagama yang ditulis oleh Pujangga Kerajaan Majapahit yang terkenal, yaitu Prapanca. Sejalan dengan perkembangan politik kenegaraan/kekuasaan pada zaman Kerajaan Majapahit, Pemerintahan di Banger juga mengalami perubahan-perubahan/perkembangan seirama dengan perkembangan zaman. Semula merupakan pedukuhan kecil di muara kali Banger, kemudian berkembang manjadi Pakuwon yang dipimpin oleh seorang Akuwu, di bawah kekuasaan kerajaan Majapahit. Pada saat Bre Wirabumi (Menak Jinggo), Raja Blambangan berkuasa Banger yang merupakan perbatasan antara Majapahit dan Blambangan, dikuasai pula oleh Bre Wirabumi.

Baca selengkapnya...
Berlangganan ke pengumpan RSS ini

Probolinggo Kabupaten

  • 24 kecamatan
  • 325 desa dan 5 kelurahan

Probolinggo  Kota

  • 5 kecamatan
  • 29 kelurahan