Pelatihan ukir kayu

  • 23 Juli 2018 |
  • Diterbitkan di Bulletin

ukirDalam rangka pembinaan serta pelatihan kemampuan dan keterampilan kerja bagi wirausaha baru, Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro memberikan pelatihan dasar desain ukir kayu di UKM Ronggolawe desa Triwungan, kecamatan Kotaanyar.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin (16/7/2018) diikuti oleh 40 orang peserta yang berasal dari Kecamatan Kotaanyar, Besuk dan Pakuniran. Selama kegiatan mereka diberikan materi dan praktik langsung mengenai dasar desain ukir kayu.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk pengentasan angka kemiskinan melalui ketrampilan dasar desain ukir kayu. Sedangkan para peserta yang diberikan pelatihan ini adalah orang-orang yang berada di sekitar sentra meubel. Dimana mereka adalah pengangguran tetapi ingin memiliki usaha yang mandiri. Sehingga begitu sudah mahir dan trampil bisa langsung tertampung di sentra meubel yang ada.

Alasan pelatihan dasar desain ukir kayu ini dilaksanakan di desa Triwungan kecamatan Kotaanyar. Salah satunya di daerah yang masuk dalam zona kemiskinan serta membuka lapangan pekerjaan, sehingga tidak perlu mendatangkan dari luar dan cukup dengan memanfaatkan tenaga kerja sendiri dengan sebaik-baiknya.

Baca selengkapnya...

Pelatihan olahan Kopi

  • 17 April 2018 |
  • Diterbitkan di Bulletin

lattePada hari Senin dan Selasa (16-17/April/2018), Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menggelar pelatihan SDM (Sumber Daya Manusia) Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bertajuk Barista & Latte Art Training di Base Camp Water Sport Gading Wetan Kecamatan Gading,
Kegiatan yang diikuti oleh 40 orang peserta dari unsur masyarakat yang ada di Kecamatan Gading ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo , Kepala Desa Gading Wetan serta narasumber dari Ladang Kopi Probolinggo.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari program Pemerintah Daerah dalam hal pengentasan kemiskinan dengan memberikan bantuan pelatihan kepada UMKM yang ada di daerah kantong kemiskinan. Selain wilayah kemiskinan, kegiatan ini didasarkan kepada program prioritas untuk mengembangkan potensi yang melimpah. Secara ekonomi, wilayah Kecamatan Gading bisa dikatakan sebagai daerah penghasil kopi .

 

Baca selengkapnya...

Penganugerahan Juara Desain Batik

  • 10 April 2018 |
  • Diterbitkan di Bulletin

juaraikonbatikPada hari Selasa 10 April 2018, bertempat di Paseban Sena, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo menyelenggarakan acara penganugerahan gelar juara untuk Desain Motif ikon batik kabupaten Probolinggo. Lomba desain tersebut telah di ikuti oleh 95 peserta yang berkompetisi dalam kemampuannya, keterampilan dan kreativitasnya untuk men desain ikon batik yang nantinya akan menjadi ikon batik Kabupaten Probolinggo.
Hal ini ditujukan untuk memicu kreativitas para pem batik dan desainer di Probolinggo seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan industri batik di Probolinggo.
Lomba ini di mulai sejak tanggal 12 Februari yang lalu, kemudian tahap penilaian dilaksanakan pada tanggal 13 hingga 14 Maret 2018 yang dilakukan dihadapan para Juri yang terdiri dari unsur akademisi, Pemerintahan dan Praktisi dari kabupaten Probolinggo. Pada tahap tersebut pada tanggal 20 Maret 2018 di dapatkan 10 nominator. Dari penilaian para juri tersebut maka diputuskan untuk memberikan gelar juara pada :

  • Juara pertama : Mochammad Ni’am dari desa Leces, kecamatan Leces
  • Juara kedua : Eva Purnamasari dari kelurahan Sidomukti kecamatan Kraksaan
  • Juara Ketiga : Yanti Purnamawati dari desa Karangpranti kecamatan Pajarakan
Baca selengkapnya...

Nominator desain batik

  • 28 Maret 2018 |
  • Diterbitkan di Bulletin

nominasibatikPada hari senin dan selasa 26-27 Maret kemarin, sekurang-kurangnya 10 nominator desain batik untuk ikon batik khas Probolinggo melakukan presentari terhadap dewan Juri yang terdiri dari Unsur akademisi, Praktisi dan Pemerintah. Presentasi ini dilakukan bertempat di kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo

Lomba design motif ikon batik Probolinggo ini digelar dengan tujuan untuk menciptakan ciri khas batik Kabupaten Probolinggo, sehingga dengan melihat ikon yang ditampilkan masyarakat akan tahu jika itu batik dari Kabupaten Probolinggo
Diantara nominator peserta lomba desain dengan tema batik Pandalungan terdapat nama nama : Fahmiyah Sifatil Izza dari desa Pegalangan Kidul kecamatan Maron, Joni Suryono dari desa Leces kecamatan Leces, Farda Dwi Putri Aisyah dari desa Lumbang kecamatan Lumbang, Mochammad Niam dari desa Leces kecamatan Leces dan Indah Novitasari dari desa Ranuagung kecamatan Tiris.
Ada pula Mahrus Ali dari kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan, Eva Purnamasari dari kelurahan Sidomukti kecamatan Kraksaan, Saifur Rizal dari desa Tegalsiwalan kecamatan Tegalsiwalan, Nafisah Nur Laili dari Kecamatan Leces dan Yanti Purnamasari dari desa Karangpranti kecamatan Pajarakan.
Para nominator tersebut terdapat pelajar SMA, beberapa dari peserta umum dan beberapa dari pelaku usaha batik Kriteria penilaian meliputi orisinilitas, estetika, kreatifitas dan kompatibel. 

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo melalui Kepala Bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Drs. Bambang Supriadi. MM menyampaikan pula bahwa desain tersebut agar cocok untuk berbagai kondisi. Dengan adanya lomba ini pula, beliau mengharapkan ke agar depan Kabupaten Probolinggo mempunyai batik berciri khusus dan khas. Karena jika batik Kabupaten Probolinggo mempunyai ciri khusus maka semua produk-produk itu bisa menggunakan ikon yang telah ditetapkan. Ini harus didukung pula oleh sebuah regulasi agar pelaku usaha batik bisa mencatumkan design motif ikon batik ini pada setiap produk batiknya

Baca selengkapnya...

Pelatihan berbasis kompetensi

  • 13 Maret 2018 |
  • Diterbitkan di Bulletin

pelatihanSebagai upaya untuk membuka peluang usaha bagi masyarakat, UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Probolinggo memberikan pembinaan dan pelatihan kerja berbasis kompetensi bagi tenaga kerja dan masyarakat yang diselenggarakan pada hari Selasa (13/2/2018).

Pelatihan ini adalah kompetensi menjahit dan teknisi komputer. Yang masing-masing diikuti oleh 16 orang peserta sehingga total untuk kegiatan tersebut di ikuti oleh 32 peserta dari kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo didampingi oleh Kepala UPT Pelatihan Kerja Situbondo, Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Disnaker Kabupaten Probolinggo serta Kepala UPTD BLK,.

Kepala UPTD BLK meminta agar peserta selalu menjaga kedisiplinan serta mengikuti arahan instruktur agar hasilnya lebih baik. Sedangkan Kepala UPT Pelatihan Kerja Situbondo menyatakan bahwa di era yang akan datang semua akan beralih ke digital. Hal inilah menjadi tugas bersama untuk menyiapkan hal itu. Puncak perubahan itu akan terjadi pada tahun 2040 mendatang.

Baca selengkapnya...

Pelatihan UMKM : Puding Art

  • 20 Februari 2018 |
  • Diterbitkan di Bulletin

besuk

Pada hari Selasa (20/2/2018) Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro memberikan pelatihan pengembangan usaha alternatif puding art di Pendopo Kecamatan Krejengan, Kegiatan ini diikuti oleh lebih kurang 40 orang peserta dari calon wirausaha baru dari kalangan perempuan yang berada di Kecamatan Krejengan. Narasumber pada pelatihan ini adalah Kompak Indonesia Lawang, Malang.
Camat Krejengan mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan sebuah berkah tersendiri bagi masyarakat yang ada di Kecamatan Krejengan. Oleh karena itu, yang terpilih dalam kegiatan ini harus bangga karena bisa mewakili desanya untuk menambah ilmu.
Pada kesempatan ini pula Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pengembangan usaha alternatif menyangkut usaha mikro yang ada di wilayah-wilayah kemiskinan.

 

Baca selengkapnya...

Aplikasi IUMK

  • 15 Februari 2018 |
  • Diterbitkan di Bulletin

gedang

Pada hari Kamis (15/2/2018), Kasi Perekonomian Kecamatan selaku operator kecamatan dan Pendamping IUMK (Ijin Usaha Mikro dan Kecil) di Kabupaten Probolinggo mengikuti bimbingan teknis (bimtek) manajemen aplikasi IUMK dari Kementerian Koperasi dan UKM bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo di Bromo Park Hotel Probolinggo,.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Asisten Deputi Perlindungan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo serta didampingi Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah Drs. Bambang Supriadi. MM

Asisten Deputi Perlindungan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada para petugas kecamatan dan pendamping operator IUMK di Kabupaten Probolinggo dalam rangka input data IUMK ke dalam aplikasi IUMK.
Secara umum di Kabupaten Probolinggo sudah diterbitkan naskah IUMK di 24 kecamatan sebanyak 10 ribu. Namun belum semua masuk di aplikasi IUMK sebagai syarat utama diterbitkannya Kartu IUMK oleh BRI,
Menurut Asisten Deputi Perlindungan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, Kartu IUMK ini banyak sekali manfaatnya. Salah satunya agar UKM bisa mengakses pembiayaan baik berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Mikro Kecil yang ada di BRI serta lembaga keuangan lain di Kabupaten Probolinggo. Sekaligus memudahkan pembinaan kepada para pelaku usaha mikro dan kecil baik itu oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo serta instansi terkait lainnya.

Melalui kegiatan ini Asisten Deputi Perlindungan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM berharap para operator di kecamatan dan pendamping IUMK bisa menginput data ke aplikasi IUMK sehingga seluruh naskah IUMK yang diterbitkan Camat dapat tersambung secara online mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional. Sementara itu, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Koperasi dan UKM RI yang sudah membantu memberikan pelatihan kepada para operator kecamatan dan pendamping IUMK di Kabupaten Probolinggo.

Baca selengkapnya...

Pelatihan Hantaran

  • 25 Januari 2018 |
  • Diterbitkan di Bulletin

besuk

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo, Rabu dan Kamis (24-25/1/2018) memberikan pelatihan kerajinan tangan berupa hantaran di Pesanggrahan  Semampir, Kecamatan Kraksaan.
Pelatihan ini diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari Kecamatan KraksaanBesuk dan Krejengan. Selama pelatihan mereka mendapatkan materi tentang pembuatan hantaran dari narasumber Ivon Handycraft Dringu.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Kabupaten Probolinggo mengungkapkan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kreatifitas masyarakat para pelaku IKM agar bisa meningkatkan perekonomiannya. Serta se tidak-tidaknya bisa membuka lapangan kerja bagi dirinya sendiri maupun orang lain dengan cara merekrut tenaga kerja di lingkungan sekitar tempat tinggalnya
Menurut Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Kabupaten Probolinggo, pelatihan ini merupakan salah satu program pembinaan lingkungan sosial di wilayah IHT. Sehingga diharapkan dengan adanya pelatihan ini, masyarakat memiliki keterampilan sebagai usaha alternatif.

Baca selengkapnya...

Jaringan Antar UKM

  • 12 September 2017 |
  • Diterbitkan di Bulletin

jaringanukm

Pada hari Senin, 11/9/2017, Dinas Koperasi Usaha Kabupaten Probolinggo melaksanakan kegiatan Business Matching bertempat di Semampir kecamatan Kraksaan dengan diikuti kurang lebih 25 peserta dari unsur UKM dari kelompok kerajinan, batik serta makanan dan minuman.
Menurut Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Drs. Bambang Supriadi, MM, Maksud dari kegiatan ini adalah mempertemukan antar UKM di kabupaten Probolinggo untuk menyelaraskan kegiatan usahanya agar UKM yang satu dengan yang lain saling mendukung dan membangun jaringan usaha antar UKM,
Dalam kegiatan ini, para UMKM juga merencanakan untuk membuka suatu showroom hasil produk unggulan UMKM kabupaten Probolinggo yang nantinya akan dikelola secara mandiri oleh UMKM dibawah naungan paguyuban UMKM Citra Pengusaha Mandiri Probolinggo (CPMP). Rencananya, showroom ini akan dibuka di daerah sentra mangga kecamatan Tongas.

Pada hari Senin, 11/9/2017, Dinas Koperasi Usaha Kabupaten Probolinggo melaksanakan kegiatan Business Matching bertempat di Semampir kecamatan Kraksaan dengan diikuti kurang lebih 25 peserta dari unsur UKM dari kelompok kerajinan, batik serta makanan dan minuman.
Menurut Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Tujuan dari showroom ini untuk menampung seluruh produk UMKM dari segala jenis baik handycraft, kerajinan dan mamin. Pengelolaan dari showroom ini berbeda dengan Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah)

Menurut Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah, selama ini Dekranasda berada di bawah koordinasi Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Kabupaten Probolinggo. Tetapi showroom ini dilakukan langsung oleh UMKM itu sendiri mulai dari sistem pembayaran, promosi termasuk alur pengadaan barangnya.

Baca selengkapnya...

Pelatihan UMKM : Gerabah

  • 26 Juli 2017 |
  • Diterbitkan di Bulletin

besuk

Pada hari selasa 25 Juli 2017, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo melaksanakan kegiatan short course yang diikuti oleh warga desa Besuk kidul di kecamatan Besuk. Pelatihan yang dipusatkan di balai desa Besuk Kidul kecamatan Besuk ini dihadiri oleh Camat Besuk Teguh Prihantoro dan Kasi Pengembangan Informasi Bisnis Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Imam Suyitno. Sebagai narasumber hadir dari CV Ragiel Ababil.
Camat Besuk Teguh Prihantoro menyambut baik pelatihan singkat yang diberikan kepada masyarakat desa Besuk Kidul kecamatan Besuk. Masyarakat yang kesulitan modal hendaknya bisa meminjam di perbankan dengan jaminan sertifikat letter C.
“Nantinya kami siap untuk memberikan rekomendasi bahwa sertifikat tersebut benar-benar milik atas nama calon nasabah. Sehingga pihak perbankan tidak ragu atas sertifikat letter C yang dimilikinya, “katanya.
Sementara Kasi Pengembangan Informasi Bisnis Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Imam Suyitno mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan mutu dan kualitas gerabah yang dihasilkan oleh masyarakat. Dikarenakan selama ini kualitas dari hasil kerajinan ini dirasa kurang memadai.
pelatihan ini diberikan sebagai salah satu upaya untuk mempermudah dalam pemasaran produk yang dihasilkan. Mengingat begitu pentingnya akses pemasaran, maka dibuatlah kelompok (kluster) untuk mempermudah pemasaran. Melalui pelatihan ini kami mengharapkan agar ke depan ada generasi penerus yang mau melanjutkan usaha kerajinan gerabah yang sudah dilakukan secara turun temurun. Sebab pengrajin gerabah yang ada saat ini usianya sudah banyak yang tua, sehingga perlu ada pengkaderan yang mahir terhadap kerajinan gerabah.

Baca selengkapnya...
Berlangganan ke pengumpan RSS ini

Probolinggo Kabupaten

  • 24 kecamatan
  • 325 desa dan 5 kelurahan

Probolinggo  Kota

  • 5 kecamatan
  • 29 kelurahan